Rokok dengan rasa buah semakin banyak

 Disclaimer: postingan ini bukan bertujuan untuk mengajak pembaca merokok, kalo bisa jauhilah merokok karena selain menyebabkan penyakit juga menyebabkan kantong kempes.

Sekarang makin banyak rokok dengan rasa buah yang beredar di Indonesia. Jika dulu para perokok hanya kenal dua merk yakni esse dan camel, sekarang banyak alternatifnya.

Salah satu yang terkenal adalah Win Click dengan rasa buah berry. Harganya cukup mahal yakni 30 ribu dengan isi 20 batang.


Jika harganya cukup mahal maka ada yang lebih murah yaitu Climax click. Mungkin banyak yang belum tahu karena memang merk ini baru beredar tahun 2024 ini.

Climax click sendiri buatan dari CV Karya Tembakau Inti di Malang Jawa Timur. Jika Win dengan rasa berry, maka Climax dengan rasa mangga.


Harganya cukup terjangkau bagi perokok yakni 27.000 ribu per bungkus dengan isi 20 batang. Dibandingkan dengan Surya 12 yang isinya 12 batang tapi harganya 26 ribu maka jelas lebih murah ini.

Tapi ingat, jika anda bukan perokok maka janganlah mencoba merokok karena bisa menyebabkan kecanduan ya.

Untuk sesama perokok, jika anda di tempat umum, mohon berhenti dulu merokok ya, karena bisa mengganggu orang di sekitarnya.

Komentar

  1. Saya bukan perokok dari bayi, karena takut kantong kempes. Karena salah satu alasan itu semakin alasan saya tidak ingin mencoba merokok

    Bdw kalau rasa buah itu berarti kalau ngerokok serasa makan buah gitu apa nga mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dibilang begitu, seperti makan buah buahan tapi cuma asap.🤭

      Hapus
    2. Bisa dibilang begitu, seperti makan buah buahan tapi cuma asap.🤭

      Hapus
  2. 27 ribu bisa dapat bakso tiga mangkok kang.😅

    BalasHapus
  3. Apakah ini trik pemasaran baru, biar menarik perokok2 baru... ??

    BalasHapus
  4. Saya perokok sejak SMP, Mas. Sekali-sekali pernah mencoba rokok dengan rasa, tapi gak pernah jatuh cinta, tetap saja ke rokok yang tembakau orisinal.
    Belakangan saya sudah tidak lagi membeli rokok, karena harganya yang kian mahal. Kini saya beli tembakau saja dan melinting sendiri alias tingwe...

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malah lebih murah tingwe ya pak, asal telaten nglinting.😄

      Hapus

Posting Komentar